Dinas Kominfo se-Indonesia Menyongsong Aplikasi Smart Province

Dalam pembangunan bidang komunikasi, informatika, persandian dan statistik yang Smart Province dibutuhkan kerjasama dan sinergitas antara Pemerintah Provinsi se Indonesia yang terencana, terkoordinasi dan komprehensif. Demikian yang disampaikan Kepala Dinas Kominfo Jatim sekaligus Ketua Asosiasi Kominfo se Indonesia, Eddy Santoso, dalam rapat pembangunan integritas Aplikasi Smart Province di seluruh Indonesia  di Kantor Diskominfo Jatim Kamis, (3/5).

Menurutnya, pertemuan tersebut sangat penting untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi yang ada dan  masing – masing Provinsi harus mempersiapkan aplikasi. Eddy berharap, melalui diskusi tersebut bisa menyatukan visi masing-masing provinsi untuk mewujudkan Smart Province. Selain itu untuk menyatukan pemahaman terhadap aplikasi yang sudah ada, karena Smart Province tersebut  akan menggapai era baru yang terbuka dan mampu menjawab tantangan perkembangan IT ke depan.

Dikutip dari laman www.kominfo.jatimprov.go.id, kegiatan tersebut diikuti oleh para Kepala Dinas Kominfo se Indonesia yang membahas berbagai hal untuk menyamakan persepsi tentang program dan perencanaan kegiatan di tahun 2018, termasuk diantaranya tentang Smart Province. (MD)

Berita Terkait

Enam Aktivitas Ujaran Kebencian yang Dilarang Dilakukan Oleh ASN

Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta menjalankan fungsinya sebagai perekat dan pemersatu bangsa sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 TahunRead More

Menkominfo Gelar Pertemuan dengan Penyelenggara Platform Internet Terkait Konten Terorisme dan Radikalisme

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara kembali mengadakan pertemuan dengan penyelenggara platform internet (aplikasi media sosial, messenger, chatting). Tujuan diadakan pertemuan tersebut untukRead More

Pemerintah dan DPR Sepakat Selesaikan Revisi UU Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme

Dalam waktu dekat, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat untuk segera menyelesaikan revisi Undang-Undang (UU) Penanggulangan Tindak Pidana Terorisme, yang sudah dibahas selama dua tahunRead More

No Comments

Tuliskan Komentar