Cegah Kekerasan Anak, Dinas KBPP Kabupaten Pasuruan Gelar Rehabilitasi Sosial

Kekerasan terhadap anak dapat terjadi dimana saja seperti lingkungan tempat tinggal, sekolah maupun di lingkungan keluarga sendiri. Guna mengantisipasi terjadinya hal tersebut Dinas Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (KBPP) Kabupaten Pasuruan mengadakan kegiatan rehabilitasi sosial bagi anak yang kehilangan hak mereka di Agrowisata Bhakti Alam, Kecamatan Tutur, selasa (10/7).

Menurut Kepala Bidang KBPP Kabupaten Pasuruan, Dra. Henda Sholcah, MM mengatakan agar segala bentuk kekerasan terutama kekerasan rumah tangga harus dihapus. Lantaran hal tersebut merupakan bentuk dari diskriminasi terhadap martabat kemanusian dan pelanggaran hak asasi manusia.

"Untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak, kita akan terus meningkatkan kerjasama dengan semua pihak memfasilitasi, mendampingi, melayani korban kekerasan anak," kata Henda Sholcah.

Lebih lanjut, dengan adanya kegiatan ini Helda berharap agar anak-anak dapat meningkatkan kepercayaan diri untuk melaksanakan kehidupan di tengah masyarakat dan tetap melaksanakan kewajiban dan hak sebagai anak.

"Kami berharap agar mereka bisa memulihkan kembali sikap dan perilaku sebagaimana mestinya anak lain diusia mereka. Serta menjadikan anak selalu ceria, bahagia, juga aman kapan dan dimanapun mereka berada," tambahnya.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 60 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pasuruan, dan bisa sebagai kegiatan rutin agar tidak ada lagi kekerasan terhadap anak. (Rozaq)

Berita Terkait

Kemen PPPA Siap Meriahkan Hari Anak Nasional 2018

Pemerintah menetapkan tanggal 23 Juli sebagai Peringatan Hari Anak Nasional (HAN). Untuk itu Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) akan menyelenggarakan Peringatan HANRead More

Imbau Warga Mampu dan ASN Tidak Gunakan LPG Bersubsidi

Gubernur Jawa timur, Soekarwo (Pakde Karwo) mengimbau, warga yang masuk golongan mampu, tidak menggunakan Liquified Petroleum Gas (LPG) bersubsidiRead More

Mendagri Dorong Gerakan Anti Narkoba dalam Pileg 2019

Jelang pemilu legislatif 2019, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mendorong gerakan anti narkotika  tumbuh di segala bidang. Tujuannya agar pemilu legislatif pada 2019 nanti bisa melahirkan wakil rakyatRead More

No Comments

Tuliskan Komentar