Menkominfo : Atasi Konten Negatif dengan Pendekatan Ekosistem

Untuk mengatasi konten negatif di internet pemerintah menggunakan pendekatan ekosistem dan stakeholders. Demikian yang disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara dalam Diskusi Publik  di Golden Ballroom Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/8). 

Lebih lanjut, Menteri Kominfo menekankan tugas yang diambil pemerintah. “Tugas pemerintah untuk melindungi masyarakat Indonesia. Saya memblokir untuk kepentingan itu, bukan menghalangi. Kalau melakukan pemblokiran dikatakan represif, kalau tidak melakukan pemblokiran dikatakan letoi,” tandasnya.

Menteri Rudiantara mengakui saat ini tingkat literasi masyarakat Indonesia terhadap media sosial masih rendah. Oleh karena itu ia akan pendekatan ekosistem akan lebih baik karena bisa menyeluruh. Terlebih lagi yang jadi masalah di Indonesia, karena tingkat literasi masyarakat Indonesia terhadap hal-hal yang berkaitan dengan media online media sosial, masih jauh, sangat rendah dibanding dimana platform ini berada.

Dikutip dari laman www.kominfo.go.id, dalam pendekatan ekosistem Menteri Kominfo menjelaskan perhatian utama tidak hanya terhadap konten di media sosial tetapi juga sumberdaya manusia. Bahkan berkaitan dengan konten pornografi, ia menjelaskan upaya yang ditempuh lengkap mulai dari hulu ke hilir. Sedangkan mengenai konten bermuatan terorisme, Menteri Kominfo mengatakan terus berkoordinasi dengan Densus 88, BNPT, maupun intelijen.

“Mereka menggunakan messaging system yang sangat secure. Banyak yang dilakukan pemerintah. Tidak hanya di dunia yang bingung  konten negatif, ada unsur masyarakat, pengguna ponsel, ada pemerintah, society, kemudian ada juga platform,” imbuhnya. (MD) 

Berita Terkait

Pemerintah Terapkan Standar ASUH untuk Jamin Kualitas Daging Kurban

Jelang Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada tanggal 22 Agustus 2018, sejumlah umat muslim di Indonesia melaksanakan kurban. erkiraan jumlah hewan kurban dilaporkan tahun ini mencapai 1.504.588 ekor,Read More

Pesan Ilmiah tentang Gempa di Jawa Hoax, BMKG Ajak Masyarakat Tetap Waspada

Baru-baru ini beredar pesan berantai lewat platform YouTube dan pesan instan WhatsApp bahwa akan terjadi gempa dengan kekuatan skala besar khususnya di Pulau Jawa beberapa waktu ke depan.Read More

Kementan Siapkan Antisipasi Hadapi Kekeringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi bahwa puncak musim kemarau jatuh pada bulan Agustus dan September 2018. Untuk itu, Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan langkahRead More

No Comments

Tuliskan Komentar