Indikator-indikator Pilkada Sukses

Untuk menyukseskan pesta demokrasi yang akan digelar di beberapa daerah di Indonesia, Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengingatkan masyarakat bahwa suksesnya Pilkada 2018 bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, pemerintah atau pihak aparat keamanan, namun menjadi tanggungjawab seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, Tjahjo mengungkapkan beberapa hal terkait suasana pemilihan umum yang seharusnya terjadi di daerah-daerah di Indonesia tersebut.

Seperti yang dikutip di situs www.kemendagri.go.id, Tjahjo menyebutkan sejumlah indikator yang dapat mewujudkan Pilkada serentak menjadi berkualitas. Menurutnya, Indikator pertama yaitu terjaganya independensi penyelenggara Pilkada di daerah. Indikator kedua, pentingnya independensi atau netralitas birokrasi. 

Sedangkan untuk indikator ketiga yaitu partisipasi pemilih yang tinggi. Indikator ini tentu harus disertai dengan kesadaran dan kejujuran dalam menentukan pilihannya. Maksudnya, pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan rasa tanggung jawab serta tanpa paksaan.

Selanjutnya Indikator keempat, peserta pemilu melakukan proses penjaringan bakal calon secara demokratis dan berkualitas. Tidak menggunakan politik uang dalam semua tahapan pemilihan.

Selain itu, Tjahjo menempatkan kepala daerah hasil Pilkada terpilih lewat pemilihan yang demokratis sebagai Indikator terakhir atau kelima. Kepala daerah hasil Pilkada memiliki legitimasi yang kuat, karena terpilih dan dipercaya masyarakat lewat mekanisme pemilihan yang fair. Hal ini melengkapi suksesnya pilkada yang digelar.

"Tolak ukur suksesnya Pilkada itu sendiri adalah terjaganya aspek stabilitas nasional, meningkatnya partisipasi pemilih serta memperkuat proses persiapan untuk memperoleh kepala daerah dan wakilnya yang amanah," pungkas Tjahjo di Gedung DPR, di Jakarta, Kamis (11/01/2018). (DW)

Berita Terkait

Kemenag Terbitkan PMA Tentang Pencatatan Perkawin

Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Pencatatan Perkawinan. PMA No 19 tahun 2018 ini merupakan penyempurnaan dari PMA No 11 Tahun 2007 tentangRead More

Dinkes Jatim Minta Masyarakat Waspada Penyakit Saat Musim Kemarau

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang seringkali muncul saat musim kemarau. Penyakit tersebut  yaitu diare dan InfeksiRead More

Pemerintah Keluarkan Kabijakan untuk Kendalikan Kurs Rupiah

Pemerintah tetap membuat kebijakan yang berhati-hati dan terukur menyikapi situasi perekonomian nasional yang tengah bergejolak karena melemahnya nilai kurs rupiah atas dolar Amerika Serikat.Read More

No Comments

Tuliskan Komentar