Antisipasi Inovasi Disruptif dalam Industri

Untuk mengantisipasi inovasi disruptif dalam pengembangan industri, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak pelaku industri untuk mencari proses baru dengan cara  merubah mindset dan pola pikir sehingga semua perusahaan yang monopoli dan oligopoli akan terdisrupsi oleh cara pikir.

”Yang disruptif sebenarnya bukan teknologi tapi daya pikir yang memanfaatkan teknologi. Teknologi sendiri hanya enabler, yang berubah adalah cara pikir,” paparnya dalam Acara CEO Gathering 2018 di  Jakarta, Kamis (11/01/2018).

Dikutip dari laman www.kominfo.go.id, beberapa teknologi yang bisa digunakan sebagai enabler diantaranya advanced robotic, artificial intelligence,Internet of Things, cloud computing, big data analytic, 3D printing, dan digital payment systems.
Menurut Rudiantara, pada tahun 2030 Indonesia menjadi patokan, karena akan mendapat bonus demografi . Selain itu Indonesia berpeluang jadi ekonomi terbesar ke-5 di dunia. (MD)

 

Berita Terkait

Kemenag Terbitkan PMA Tentang Pencatatan Perkawin

Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) tentang Pencatatan Perkawinan. PMA No 19 tahun 2018 ini merupakan penyempurnaan dari PMA No 11 Tahun 2007 tentangRead More

Dinkes Jatim Minta Masyarakat Waspada Penyakit Saat Musim Kemarau

Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Timur meminta masyarakat untuk mewaspadai penyakit yang seringkali muncul saat musim kemarau. Penyakit tersebut  yaitu diare dan InfeksiRead More

Pemerintah Keluarkan Kabijakan untuk Kendalikan Kurs Rupiah

Pemerintah tetap membuat kebijakan yang berhati-hati dan terukur menyikapi situasi perekonomian nasional yang tengah bergejolak karena melemahnya nilai kurs rupiah atas dolar Amerika Serikat.Read More

No Comments

Tuliskan Komentar