Antisipasi Inovasi Disruptif dalam Industri

Untuk mengantisipasi inovasi disruptif dalam pengembangan industri, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengajak pelaku industri untuk mencari proses baru dengan cara  merubah mindset dan pola pikir sehingga semua perusahaan yang monopoli dan oligopoli akan terdisrupsi oleh cara pikir.

”Yang disruptif sebenarnya bukan teknologi tapi daya pikir yang memanfaatkan teknologi. Teknologi sendiri hanya enabler, yang berubah adalah cara pikir,” paparnya dalam Acara CEO Gathering 2018 di  Jakarta, Kamis (11/01/2018).

Dikutip dari laman www.kominfo.go.id, beberapa teknologi yang bisa digunakan sebagai enabler diantaranya advanced robotic, artificial intelligence,Internet of Things, cloud computing, big data analytic, 3D printing, dan digital payment systems.
Menurut Rudiantara, pada tahun 2030 Indonesia menjadi patokan, karena akan mendapat bonus demografi . Selain itu Indonesia berpeluang jadi ekonomi terbesar ke-5 di dunia. (MD)

 

Berita Terkait

Larangan Jual Belikan Virtual Currency di Indonesia

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI , Agusman menegaskan bahwa virtual currency termasuk bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah, sehingga dilarang digunakanRead More

Jasa Raharja Jatim Luncurkan Aplikasi Santunan Online

Dalam rangka meningkatkan pelayanan publik di zaman yang serba digital ini, PT Jasa Raharja Cabang Provinsi Jawa Timur meluncuran aplikasi “Pengajuan Santunan Online Jasa Raharja”. AplikasiRead More

Menkeu Resmikan APBN KITA

Agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan APBN, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati didampingi pejabat Eselon I Kementerian Keuangan  meluncurkan sebuah publikasi  mengenaiRead More

No Comments

Tuliskan Komentar