Wakil Bupati Pasuruan Lakukan Sidak UNAS hari Pertama

Sebanyak 13.817 pelajar SMA/SMK/MA Negeri/swasta se-Kabupaten Pasuruan, Senin (14/04)menghadapi Ujian Nasional (Unas) tingkat SMA sederajat hari pertama.
Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha menyempatkan waktu untuk melakukan sidak (inspeksi mendadak) di 7 sekolah, di antaranya MA Wachid Hasyim, SMK Negeri 1 Bangil, SMK Yadika, SMAN 1 Bangil, SMK Tekstil Pandaan, SMK Al Hidayah Sukorejo, serta SMAN 1 Pandaan.
Tidak sendirian, Wabup Gagah juga didampingi Sekda Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji, Asisten II Sekda Kabupaten Pasuruan, Zainuddin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi, Kepala Inspektorat, Dwitono Minahanto,  serta Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pasuruan, KH Mujtaba Abdussomad.
Dari sidak tersebut, tak ditemukan permasalahan terkait kekurangan soal, absensi siswa, hingga tertukarnya mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia. Kata Gagah, seluruh siswa menghadiri Unas hari pertama, dan hal tersebut diharapkan akan terus berlangsung hingga hari terakhir pelaksanaan ujian nasional.
“Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar, tidak ada siswa yang datang terlambat, begitu juga dengan soal atau naskah, juga tidak ditemukan ada yang tertukar atau kurang,” pungkas Gagah kepada Suara Pasuruan.
Akan tetapi, sekalipun lancar dan tanpa kendala, dirinya menghimbau kepada penyelenggara Unas mulai dari sekolah hingga Dinas Pendidikan, untuk tetap menjaga kondisi yang sudah baik itu.
“Saya juga berharap kepada para orang tua dan pelajar, untuk juga menjaga kesehatannya masing-masing. Ini penting sekali untuk menjaga agar tetap fokus menghadapi ujian nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, Irwan Sandi (17) salah satu pelajar di SMK Tekstil Pandaan menganggap unas hari pertama berjalan lancar, dalam artian mampu menyelesaikan soal-soal yang diberikan oleh kementerian pendidikan pusat itu.
“Sepertinya mudah-mudah, sehingga saya hanya perlu satu setengah jam untuk menyelesaikan soal bahasa Indonesia ini. Mudah-mudahan besok dan lusa juga seperti ini,” harapnya. (emil)

Artikel Terkait

Peran Humas dan Kominfo Harus Berbeda

Agar peran Humas dan Kominfo di pemerintah daerah terdapat perbedaan, Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan InformatikaRead More

Utamakan Anggaran Layanan Kesehatan Masyarakat

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghibau kepada jajaran pemerintah daerah agar memanfaatkan anggaran dengan baik. Misalnya, memprioritaskan anggaran layanan kesehatanRead More

Mendagri : Pemerintah Akan Launching Indek Kerawanan Pemilu

Pemerintah akan melaunching Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) jelang Pilkada dan Pemilu nasional serentak pada 2019. IKP yang disusun pemerintah, akan jadi pelengkap bagi IKPRead More

No Comments

Tuliskan Komentar