TINDAK TEGAS OKNUM YANG "BERMAIN" DALAM REKRUITMEN CPNS

PASURUAN - Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf akan bertindak tegas terhadap oknum Pemkab Pasuruan yang berusaha "bermain" dalam Rekruitmen CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) Kabupaten Pasuruan tahun 2014.
Statement keras itu disampaikannya saat memimpin Apel Pagi di Halaman Tengah Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Senin (22/09) pagi.
Dalam apel tersebut, Irsyad melarang seluruh staf Pemkab Pasuruan untuk memberikan celah dalam rekruitmen CPNS. Bahkan, adik kandung Wakil Wakil Gubernur Jawa Timur itu tak segan-segan akan memberikan sanksi berat berupa skorsing hingga pemberhentian secara tidak terhormat, apabila di kemudian hari kedapatan staf yang "main-main" dengan seleksi penerimaan CPNS Kabupaten Pasuruan.
"Rekruitmen CPNS harus benar-benar dikawal, agar setiap tahapannya dilakukan sebagaimana mestinya. Jangan sampai ada celah kosong sehingga akan merusak jalannya rekruitmen itu sendiri," tegas Irsyad di hadapan ratusan karyawan dan karyawati.
Ditambahkannya, jikalau ada isu peyalahgunaan kekuasaaan maupun ada faktor mengkondisikan rekruitmen di kalangan internal Pemkab Pasuruan, Irsyad menegaskan bahwasanya hal itu adalah salah.
"Kalau ada PNS yang katanya akan mengkondisikan atau bahkan ada yang sampai pasang tariff, maka itu adalah pelanggaran sangat berat. Bisa fatal akibatnya kalau saya sendiri yang mendapatkannya. Kemudian untuk masyarakat yang mendengar isu penyalahgunaan wewenang dalam rekruitmen PNS, baik itu oleh pejabat maupun staf, hal itu salah," imbuhnya.
Oleh karena itu, Irsyad menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak gampang percaya akan opini yang berkembang di masyarakat. Caranya adalah dengan mengikuti seluruh prosedur yang ada dalam setiap tahapan seleksi CPNSD Kabupaten Pasuruan.
"Untuk seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan saya berpesan untuk tidak mudah termakan isu orang lain yang akan mengganggu jalannya rekruitmen CPNS. Mereka yang memberikan isu itu adalah orang yang tidak bertanggung jawab," tegasnya kepada Suara Pasuruan.
Sementara itu, Henis Widayanto, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pasuruan menambahkan bahwa sampai sejauh ini, pihaknya masih melakukan verifikasi akhir terhadap berkas yang telah dikirim oleh para pelamar, baik via online maupun berkas yang langsung dikirim Via Pos.
"Kita targetkan minggu-minggu ini akan selesai, sehingga langsung akan kita lanjutkan dengan pengumuman yang lolos untuk mengikuti tes yang sesungguhnya," tutur Henis di sela-sela kesibukannya.
Dari Data BKD Kabupaten Pasuruan sendiri, total terdapat 2100 pelamar yang telah mengirimkan berkas persyaratan yang harus dilengkapi, mulai dari KTP sampai dengan akreditasi Perguruan Tinggi. Sedangkan untuk pelaksanaan tes sendiri kata Henis masih menunggu pengumuman resmi dari BAKN (Badan Administrasi Kepegawaian Nasional).
"Kita sifanya menunggu pengumuman selanjutnya, setelah minggu ini selesai, maka akan segera kita umumkan siapa saja yang dinyatakan berhak untuk mengikuti seleksi PNSD Kabupaten Pasuruan," akunya.

 

 

Artikel Terkait

Peran Humas dan Kominfo Harus Berbeda

Agar peran Humas dan Kominfo di pemerintah daerah terdapat perbedaan, Direktur Jenderal (Dirjen) Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan InformatikaRead More

Utamakan Anggaran Layanan Kesehatan Masyarakat

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menghibau kepada jajaran pemerintah daerah agar memanfaatkan anggaran dengan baik. Misalnya, memprioritaskan anggaran layanan kesehatanRead More

Mendagri : Pemerintah Akan Launching Indek Kerawanan Pemilu

Pemerintah akan melaunching Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) jelang Pilkada dan Pemilu nasional serentak pada 2019. IKP yang disusun pemerintah, akan jadi pelengkap bagi IKPRead More

No Comments

Tuliskan Komentar