Dinkes Jatim Anjurkan Siswa Konsumsi Makanan SAH

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur menganjurkan seluruh siswa tanpa terkecuali untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Salah satu syarat makanan yang layak dikonsumsi adalah sehat, aman, dan higienis (SAH). 

“Makanan SAH harus diterapkan di sekolah, karena pangan akan mempengaruhi stamina dan kondisi tubuh. Sehat dalam artian nilai gizi bagus, aman tanpa bahan pangan berbahaya, penyajiannya harus higienis agar tidak terkontaminasi,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dr. Kohar Hari Santoso pada Selasa (11/12). 

Kohar berharap sekolah lainnya dapat menduplikasi prestasi terkait upaya sekolah dalam mengarahkan siswa untuk mengonsumsi makanan sehat. 

“Kami juga sudah biasa melakukan pembinaan ke berbagai tempat termasuk sekolah-sekolah. Secara sampling juga dilakukan pemeriksaan berkala,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Surabaya, I Made Bagus Gerametta menambahkan temuan bahan berbahaya di luar kantin sekolah sudah jauh menurun atau di bawah angka 10 persen. Hal tersebut menunjukkan masyarakat sudah sadar bahwa penggunaan bahan berbahaya merupakan sebuah kesalahan. 

“Jatim memiliki 38 kota/kabupaten dan tidak mungkin kita intervensi sekaligus. Jadi penghargaan bintang keamanan pangan dipilih acak, ketemunya 10 dan yang dapat juara hanya 9 kabupaten/kota. Surabaya memang saat ini belum tercatut, tapi bisa saja setelah ini masuk. Tinggal koordinasi dengan BPOM untuk dilakukan pembinaan di sekolahnya,” tandasnya seperti yang dikutip www.kominfo.jatimprov.go.id. (MD).

Artikel Terkait

Perpres No. 38/2019: Nelayan dan Petani Sasaran Akan Dapat Mesin dan Tabung Gas LPG Gratis

Dengan pertimbangan untuk menjamin ketahanan energi nasional serta untuk rneningkatkan kesejahteraan Nelayan Sasaran dan Petani Sasaran, pemerintah memandang perlu adanya kebijakan diversifikasi energiRead More

Kemenpar Siapkan Pedoman Wisata Halal di Indonesia

Kemenpar segera menyusun dan menyiapkan pedoman wisata halal yang akan menjadi panduan bagi pengembangan pariwisata berstandar halal sehingga dapat mengakselerasi pertumbuhan wisata halal di Indonesia.

Read More

Pemerintah Kaji O-Bahn Sebagai Alternatif Pilihan Angkutan Massal Perkotaan di Indonesia

Kementerian Perhubungan tengah mengkaji angkutan massal yang merupakan gabungan antara Bus Rapid Transit (BRT) dan Light Rapid Transit (LRT) bernama “O-Bahn”, sebagai alternatif pilihan angkutan massalRead More

No Comments

Tuliskan Komentar