Pemerintah Utamakan Perbaikan Sanitasi dan Air Bersih

Untuk mencegah banyaknya kematian anak akibat diare, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjadikan perbaikan sanitasi dan air bersih tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang harus dicapai.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan kebijakan nasional pembangunan air minum dan sanitasi yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 185 tahun 2014 tentang Percepatan Penyediaan Air Minum dan sanitasi sebagai upaya untuk mencapai akses universal pada akhir tahun 2019.

Untuk mewujudkannya, Kemenkes dan beberapa kementerian lain serta mitra lain meluncurkan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada 2008. Ada 5 pilar STBM, yaitu stop BAB sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan, pengelolaan sampah, dan pengelolaan limbah cair.

Dikutip dari laman www.depkes.go.id, sanitasi juga berkaitan erat dengan stunting. Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 menyatakan 1 dari 3 anak Indonesia menderita stunting. Akses terhadap sanitasi yang baik berkontribusi dalam penurunan stunting sebesar 27%. Jika intervensi yang terfokus pada perubahan perilaku dalam sanitasi dan kebersihan dapat menyebabkan potensi stunting berkurang.

Sanitasi buruk tidak hanya berpengaruh pada kesehatan, tapi juga pada ekonomi negara. Indonesia mengalami kerugian ekonomi sebesar 56,7 triliun pertahun akibat kondisi sanitasi yang buruk untuk membayar ongkos pengobatan dan akomodasi.

Dalam penyelenggaraan STBM, pemerintah daerah kabupaten/kota telah menetapkan skala priorias wilayah untuk penerapan STBM. Pemberdayaan masyarakat menjadi kunci utama untuk mewujudkan STBM karena masyarakat selain sebagai obyek juga menjadi pelaku higiene dan sanitasi. (MD)

Berita Terkait

Langkah KPU dalam Perangi Hoaks

Agar terhindar dari informasi bohong atau hoaks jelang Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum ( KPU) melakukan berbagai langkah untuk menangkal upaya dugaan delegitimasi KPU dalam penyelenggaraan pemilu.

Read More

POSPEDA Kabupaten Pasuruan Tahun 2019

Panitia Kerja Tetap Daerah menyelenggarakan POSPEDA (Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah) Kabupaten Pasuruan Tahun 2019 yang dilaksanakan di PPs Terpadu Al-Yasini Wonorejo. WaktuRead More

Pemkab Pasuruan Kembali Terima Penghargaan dari Gubernur Jatim

Bupati Pasuruan, H.M. Irsyad Yusuf, SE, MMA menerima penghargaan sebagai Peringkat IV Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja Terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 oleh Gubernur Jawa Timur,Read More

No Comments

Tuliskan Komentar