BMKG Sebut Sebagian Wilayah Jatim Berpotensi Diguyur Hujan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan sebagian wilayah Jawa Timur berpotensi diguyur hujan disertai angin kencang dan petir hingga Jumat, (9/11). Masyarakat diminta untuk waspada dan siap siaga untuk menghindari kemungkinan bencana yang terjadi secara tiba-tiba.

“Jadi masyarakat perlu terus memantau perkembangan prediksi cuaca agar dapat mempersiapkan diri ketika wilayahnya diprediksi akan turun hujan,” kata Prakirawan BMKG Juanda, Anas, Selasa, (6/11).

Ia menjelaskan pada pukul 12.50 WIB, BMKG Kelas I Juanda mengeluarkan peringatan dini untuk cuaca Jawa Timur. Dilaporkan juga hujan sedang hingga deras disertai petir dan angin kencang terpantau turun di Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Bojonegoro, Tuban bagian selatan, Kabupaten Kediri, Nganjuk bagian barat, Lamongan, Gresik, Surabaya bagian barat, Kabupaten Malang, Bangkalan, Sampang bagian utara.

Dikutip dari laman www.kominfo.jatimprov.go.id, Pasuruan bagian selatan, Lumajang, Probolinggo bagian selatan, Bondowoso, Jember bagian barat, dan Situbondo bagian barat. Kemudian meluas ke Pacitan, Ngawi, Madiun, Tuban, Kota Batu, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, Sampang, Sidoarjo, Surabaya, Kabupaten Mojokerto, dan sekitarnya. (MD)

Berita Terkait

Kemenag Mulai Berikan Kartu Nikah Untuk Pasangan Pengantin

Kementerian Agama (Kemenag) mulai memberikan kartu nikah kepada pasangan pengantin. Kartu Nikah ini menjadi fasilitas tambahan yang diberikan kepada pasangan pengantin usai melangsungkan pernikahan. 
Read More

Kenali Lima Warna Kertas Suara dalam Pemilu 2019

Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri) Bahtiar mengungkapkan bahwa nanti pada hari H Pemilu di tanggal 17 April 2019 mendatang, di tempat pemungutan suara (TPS) akanRead More

Pelayanan Tetap Berjalan Meskipun Kampanye Imunisai Campak-Rubella Berakhir

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Kemenkes, dr. Anung Sugihantono, M.Kes mengatakan kampanye imunisasi campak-rubella dihentikan, tapi pelayanan imunisasinya tetap dilanjutkan.Read More

No Comments

Tuliskan Komentar