Kemenag Mulai Berikan Kartu Nikah Untuk Pasangan Pengantin

Kementerian Agama (Kemenag) mulai memberikan kartu nikah kepada pasangan pengantin. Kartu Nikah ini menjadi fasilitas tambahan yang diberikan kepada pasangan pengantin usai melangsungkan pernikahan. 

“Kartu nikah sudah mulai kami berikan. Selain mendapat buku nikah, pasangan pengantin kini juga mendapatkan kartu nikah,” jelas Kasubdit Kepenghuluan Kemenag, Anwar, Selasa, (15/1) melalui siaran persnya. 

Ia menjelaskan pada 2018, pihaknya sudah menetapkan sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) Kankemenag Kabupaten/Kota pada 34 provinsi sebagai pilot project penggunaan kartu nikah. Hal itu ditandai dengan pengadaan mesin pencetak (printer) kartu nikah. 

“Total ada 550 KUA yang kini sudah memiliki  printer sehingga bisa langsung cetak saat ada peristiwa nikah. Paling banyak di Jawa Timur dengan 51 KUA dan paling sedikit di Maluku dengan 3 KUA.  Kami juga akan melakukan pengadaan printer akan kembali dilakukan tahun ini untuk sejumlah KUA lainya,” terangnya seperti yang dikutip www.kominfo.jatimprov.go.id. 

Sebagai informasi, penerapan kartu nikah merupakan implikasi logis penerapan Sistem Informasi Manajemen Nikah berbasis Website (Simkah Web) yang bertujuan meningkatkan pelayanan publik. Bentuk kartu nikah yang seperti kartu ATM diharapkan akan memudahkan pasangan suami-istri saat akan membawanya. Kartu nikah itu juga dilengkapi dengan barcode yang di dalamnya berisi seluruh data pernikahan. (MD)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Pemerintah Akan Buka Data Migas Secara Luas Agar Bisa Diakses Gratis

Untuk menarik investor minyak dan gas bumi (migas) ke Indonesia, Pemerintah berencana akan menggratiskan raw data migas Indonesia untuk dapatRead More

Awasi Pemilu Lewat Aplikasi "Ayo Jaga TPS"

Menjelang pemungutan suara pemilu serentak 17 April 2019, publik kembali diingatkan untuk berpartisipasi menjaga tempat pemungutanRead More

Kominfo Buat Layanan Chatbot Anti Hoaks dalam Memerangi Hoaks

Dalam rangka meningkatkan upaya memerangi hoaks, kabar bohong, informasi menyesatkan dan ujaran kebencian, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI menyediakan layanan yang diberi nama Chatbot AntiRead More

No Comments

Tuliskan Komentar