Ketika Berenang Menghadirkan Harmoni di Kolam Renang Telogo Sewu - DISKOMINFO Kabupaten Pasuruan

Ketika Berenang Menghadirkan Harmoni di Kolam Renang Telogo Sewu

13x dibaca    2026-04-13 09:00:00    Robiatul 'Adawiyah

202605/982-69f840c5f0d2b.jpg

Menyeimbangkan tubuh dan pikiran dapat dimulai dari kegiatan sederhana. Menyambangi Kolam Renang Telogo Sewu di Pandaan, Kabupaten Pasuruan contohnya. Solusi bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi berenang di sumber air alami tanpa campur tangan bahan kimia. Segudang wahana turut dibangun guna menyenangkan pengunjung dari berbagai usia. Lebih jauh lagi, berenang punya beragam fakta menarik yang jarang diketahui.

Kolam Renang Telogo Sewu menyiapkan lima kolam dengan kedalaman berbeda. Anak-anak dapat memanfaatkan kolam dengan kedalaman 50-75 cm. Di samping itu, para orang dewasa juga dapat berenang lebih leluasa di kolam 180 cm. Tidak lupa disediakan pula kolam jeda sedalam 50 cm yang dapat difungsikan bagi kolam anak. Kenyamanan bagi setiap pengunjung tentu menjadi prioritas pengelola. Penggunaan sumber air alami memberikan efek segar lebih lama serta aman bagi kulit.

Secara signifikan, berenang mampu meredakan nyeri tubuh serupa radang sendi, nyeri punggung, gangguan otot, dan masalah persendian menurut studi ilmiah. Risiko cedera yang dihasilkan dari olahraga ini tergolong rendah akibat kurangnya beban tubuh di dalam air. Gerakan ringan yang tercipta berpotensi mengurangi pembekakan, meningkatkan aliran darah, dan relaksasi otot. Dengan begitu, rasa malas bergerak akibat nyeri tubuh dapat terputus.

Pengaruh berenang terhadap sisi psikologis manusia tentu tidak luput dari subjek penelitian. Begitu tubuh mengikuti damainya air, zat endorfin otomatis melepaskan diri. Perpaduan suhu air, daya apung atau efek buoyancy, tekanan air, dan resistensi alami menghadirkan sifat relaksasi semacam terapi alami. Reaksi relaksasi setelah berenang merambah ke cara otak memproses sensasi tubuh. Ada kalanya, berenang digunakan untuk kepentingan terapi autisme, regulasi emosi, dan sensory integration therapy. 

Ketika berenang, seseorang sering kali merasakan distorsi waktu. Melalui Jurnal Motivation and Emotion, kondisi ini disebabkan oleh flow atau larut dalam aktivitas. Waktu terasa lebih cepat berlalu. Bara panas matahari tiba-tiba berganti temaram sore. Berenang memunculkan fokus, keterlibatan penuh, dan perasaan mengalir otomatis. Sehingga perhatian terhadap hal lain seperti kesadaran diri dan waktu menurun. Semakin seseorang merasa terlibat, persepsi waktu semakin berubah.

Popularitas olahraga renang acap kali diliputi berbagai mitos tanpa fakta jelas. Mitos paling populer di kalangan masyarakat adalah larangan berenang setelah makan. Faktanya, penelitian yang dipelopori International Life Saving Federation menyebut tidak adanya korelasi makan dan risiko tenggelam. Eksperimen terbaru bahkan menemukan performa berenang tidak dipengaruhi oleh makan. Kram yang disangkut pautkan dengan berenang pun rupanya bukan disebabkan makan, melainkan kelelahan otot atau kurang melakukan pemanasan.

Kolam Renang Telogo Sewu tidak hanya menawarkan wahana air. Selesai membersihkan diri setelah berenang, pengunjung akan menemukan bermacam-macam wahana darat. Mulai dari wahana kereta taman bunga, sepeda udara, area camping, kereta kelinci, area outbound, play ground,  arena berkuda, dan terapi ikan. Kombinasi aneka permainan air dan darat ini menjadikan Telogo Sewu sebagai ruang rekreasi yang bukan hanya basah. Melainkan juga mampu menjadi area menyalurkan semangat keluarga di ruang terbuka.

Pengelola Telogo Sewu tentu menyediakan fasilitas pendukung lain yang tak kalah penting. Area parkir dirancang lebih lapang, menampung motor, mobil, hingga bus pariwisata. Disediakan pula area Pujasera dengan sajian siomay, bakso, snack, mie ayam, gorengan,  mie instan, dan aneka minuman pencegah dehidrasi. Kolam Renang Telogo Sewu dapat dikunjungi setiap hari, sedari pukul 07:30 - 16:00. Berbeda dengan hari lain, kawasan ini dibuka mulai pukul 12:30-16:00 di hari Jumat. (Imelda)

Komentar (0)

  1. Belum ada komentar


Tulis Disini